Pagi yang sejuk di hari Selasa, 2 Desember 2014. Sejumlah anak TK A Twinkle Star Montessori bermaksud untuk mengunjungi kantor Kepolisian Sektor (polsek) Pamulang. Dimana kegiatan ini menyesuaikan tema pembelajaran "Occupations (Pekerjaan)" yang di dapat dari sekolah. Kunjungan ini bertujuan untuk mengenalkan anak-anak tentang profesi polisi dan untuk mengenalkan rambu-rambu lalu lintas sederhana.
Setelah melakukan persiapan di kelas masing-masing, anak-anak berbaris menuju kendaraan yang telah disiapkan oleh orangtua murid. Kegiatan ini diikuti oleh 35 murid TK A, didampingi oleh Kepala Sekolah, Guru Kelas, mbak (karyawan) sekolah dan beberapa perwakilan dari Komite Sekolah.
Sesampai di polsek, rombongan disambut dengan ramah oleh Bapak/Ibu polisi.
"Eh, ada polisi cantik.." celetuk seorang anak (dipikirnya polisi itu hanya laki-laki saja, hehe..)
Beberapa anak, dengan gagahnya berdiri tegap, meletakkan tangannya di samping dahinya sebagai tanda hormat kepada bapak/ibu polisi.
Setelah berkumpul di halaman polsek, anak-anak dan guru perkelas, diberi kesempatan berfoto bersama Bapak/Ibu polisi.
Tidak ketinggalan, para orangtua murid yang tergabung dalam Komite Sekolah, ikut mengambil pose bersama polisi.
Setelah sesi foto selesai, anak-anak segera memasuki aula. Didalamnya sudah terbentang tikar, dimana anak-anak bisa duduk manis diatasnya.
Acara dimulai. Diawali dengan kata pembuka dari sekolah (dipandu oleh Ketua Komite Sekolah). Pada kesempatan ini, anak-anak menyapa Bapak/Ibu polisi dan diingatkan kembali bahwa tujuan ke polsek adalah untuk bermain, bernyanyi, belajar bersama Bapak/Ibu polisi.
Setelah itu, Bapak/Ibu polisi menberikan pengarahan tentang profesi polisi. Ketika ditanya, "Kalau besar mau jadi apa?" Sebagian besar menjawab, "Mau jadi polisi. Seru, karena bisa menangkap penjahat.."
Selanjutnya, kepada anak-anak diperkenalkan rambu-rambu lalu lintas yang biasa ditemui di jalan raya.
"Lampu merah, berhenti.. lampu kuning, hati-hati.. lampu hijau, boleh jalan.. "Demikian sepenggal syair lagi yang diajarkan oleh Ibu polisi.
Anak-anak memperhatikan dengan cermat, sambil sesekali berceloteh dengan lucu. Ketika diangkat rambu tertulis huruf S dicoret, lalu ditanyakan, "Ada yang tahu, ini artinya apa?" Spontan dijawab oleh seorang murid, "Artinya tidak boleh makan es." Ggrrr.. tentu saja jawaban itu mengundang tawa seisi ruangan. Dan dengan sabar, Ibu polisi menjelaskan, bahwa rambu itu berarti dilarang stop.
Acara masih dilanjutkan dengan penjelasan peralatan yang biasa digunakan oleh polisi dalam bekerja. Seperti, penggunaan mobil patroli, sirine, senter (yang memiliki cahaya sangat kuat dan terang), lampu stik bercahaya merah, borgol dan baju rompi bercahaya hijau. Dan pula, anak-anak diingatkan untuk tertib memakai helm kalau mengendarai motor dan safety-belt bila mengendarai mobil.
Melihat antusias anak-anak dalam menyimak penjelasan, acara dibuat lebih seru lagi dengan diberikannya 2 pertanyaan untuk tiap kelas. Setiap anak yang bisa menjawab dengar benar, diberi hadiah. Sesi ini dipandu oleh Bapak/Ibu polisi.
Seperti biasa, ada yang kecewa karena tidak dapat hadiah. Tapi tenang saja, diakhir acara setiap anak akan mendapat hadiah yang tidak kalah menarik.
Kemudian, acara dilanjutkan dengan penyerahan (plakat) Tanda Terimakasih dari pihak sekolah ke polsek (dalam hal ini diserahkan oleh Kepala Sekolah) dan penerimaan Sertifikat Tanda Kunjungan dari polsek ke sekolah. Dalam kesempatan ini, Kepala Sekolah mengucapkan terima kasih untuk kesempatan yang diberikan kepada anak-anak didik untuk belajar langsung di polsek Pamulang.
Hal itu di sambut baik oleh Bapak/Ibu polisi, bahwa mereka juga senang bisa membantu, dan tidak menutup kemungkinan, tangan mereka akan selalu terbuka lebar bilamana akan dilakukan kegiatan serupa di tahun mendatang.
Setelah sesi ini selesai, secara serentak anak-anak mengucapkan terima kasih kepada Bapak/Ibu polisi untuk ilmu yang sudah diberikan.
"Terima kasih Bapak polisi.. Terima kasih Ibu polisi.."
Naaah, seperti yang dijanjikan sebelumnya, ini saatnya setiap anak mendapat hadiah yang tak kalah menarik. Yaitu, berkeliling dengan mobil patroli. Yeay..!! Senangnya..
Sambil menunggu giliran, guru kelas mengajak anak-anak bermain sambil bernyanyi.
Setelah puas berkeliling dengan mobil patroli, sekarang saatnya anak-anak menikmati snack time. Anak-anak duduk di gelaran tikar yang dibentang di lapangan kantor Kecamatan Pamulang. Wah, benar-benar suasana yang berbeda. Sejuk, sepoinya angin semilir di bawah rindangnya pohon sambil menikmati bekal dan snack yang dibawa dari rumah ataupun yang sudah disiapkan oleh Komite Sekolah.
Setelah selesai makan, Sekolah (diwakili Kepala Sekolah) dan Komite Sekolah (diwakili Ketua Komite) pamit undur diri kepada Bapak/Ibu polisi.
Satu pelajaran berharga dari kegiatan ini adalah bahwa anak-anak tidak boleh takut lagi dengan polisi, namun itu bukan berarti bisa sesukanya melanggar peraturan yang berlaku. Bagus sekali kalau sedini mungkin, anak-anak mengenal dan mengerti tertib berlalu-lintas. Sip, deh!
Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu terselenggaranya kegiatan ini. Mulai dari survey lapangan, persiapan, berlangsungnya acara, sampai diterbitkannya berita kegiatan di blogspot ini. Alone we can do so little, together we can do so much!
See you on the next post!
(KS TSM 2014/2015)













































Tidak ada komentar:
Posting Komentar